-->



News

Bupati Soppeng Dorong Percepatan OPLAH Non-Rawa 2026 Senilai 38 Miliar

Mitraliputan02
Kamis, 29 Oktober 2026, 08:48 WIB Last Updated 2026-10-29T01:48:50Z


SOPPENG — Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Non-Rawa 2026. Mencakup lahan seluas 8.315,58 hektare dengan alokasi anggaran Rp38 miliar, program ini ditargetkan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Soppeng.

​

Penegasan tersebut disampaikan Suwardi saat membuka Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan OPLAH Non-Rawa 2026 di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Selasa (27/10/2026).

​

Dalam arahannya, Suwardi meminta seluruh pihak bekerja sesuai target. Ia menegaskan, keberhasilan program ini tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan butuh sinergi lintas sektor.

​

"Saya menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan agar berjalan sesuai target. Seluruh pihak terkait harus memperkuat koordinasi dan kerja sama. Dengan begitu, program ini bisa memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh para petani dan masyarakat Kabupaten Soppeng," ujar Suwardi.

​

Pertemuan koordinasi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, termasuk tim teknis, koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan, tim pengawas, serta 172 kelompok tani pelaksana. Selain itu, hadir pula perwakilan PLN UP3 Parepare, PLN ULP Soppeng, PLN ULP Pajalassang, dan Bank Mandiri Cabang Soppeng.

​

Keterlibatan lintas institusi ini krusial mengingat efektivitas OPLAH Non-Rawa tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran dan luas lahan, tetapi juga pada kesesuaian perencanaan, pengawasan lapangan, serta ketersediaan sarana pendukung.


​Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap percepatan OPLAH Non-Rawa 2026 dapat berjalan efektif sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan kemandirian pangan daerah.


Komentar

Tampilkan

Terbaru